Situs yang lambat membuat pengunjung pergi dan menyulitkan SEO. Namun mempercepat WordPress tidak harus rumit. Ikuti urutan berikut, dari yang paling berpengaruh dan paling mudah.

1. Ukur dulu, jangan menebak
Catat kecepatan awal memakai alat seperti PageSpeed Insights atau GTmetrix. Uji halaman depan dan satu artikel. Simpan hasilnya supaya Anda tahu langkah mana yang benar-benar membantu.
2. Pasang cache halaman
Cache menyimpan hasil akhir halaman sehingga server tidak perlu meracik ulang setiap kunjungan. Cukup pasang satu plugin cache dan aktifkan pengaturan dasarnya. Memasang beberapa plugin cache sekaligus justru sering menimbulkan masalah.
3. Perkecil gambar
Gambar biasanya penyumbang terbesar ukuran halaman.
- Ubah ke format modern seperti WebP.
- Jangan unggah foto 4000 piksel bila yang tampil hanya 800 piksel.
- WordPress sudah memberi atribut
loading="lazy"pada gambar, tetapi gambar paling atas halaman sebaiknya tidak dimuat malas.
4. Kurangi plugin seperlunya
Yang menentukan bukan jumlah plugin, melainkan seberapa berat tiap plugin. Nonaktifkan dan hapus plugin yang tidak dipakai. Cek satu per satu: kalau suatu plugin hanya memberi fitur kecil, mungkin ada cara lebih ringan.
5. Pakai versi PHP yang masih didukung
Versi PHP yang lebih baru umumnya lebih cepat dan lebih aman. Lihat daftar versi yang masih mendapat dukungan di php.net/supported-versions, lalu ganti lewat panel hosting. Uji situs setelahnya, karena plugin atau tema lama bisa tidak cocok.
6. Bersihkan database
WordPress menyimpan revisi setiap kali artikel disimpan. Anda bisa membatasinya dengan satu baris di wp-config.php:
define( 'WP_POST_REVISIONS', 5 );
Hapus juga komentar spam dan draf lama yang tidak terpakai.
7. Pertimbangkan CDN dan hosting
CDN menyajikan gambar dan file statis dari server yang dekat dengan pengunjung. Bila semua langkah di atas sudah dilakukan tetapi situs tetap lambat, barulah pertimbangkan peningkatan paket hosting.
Cara bekerja yang aman
- Ubah satu hal per kali, lalu ukur ulang.
- Backup sebelum mulai.
- Uji di perangkat HP, karena sebagian besar pengunjung memakainya.
Dengan langkah-langkah ini, banyak situs sudah terasa jauh lebih ringan tanpa perlu mengganti seluruh tampilan.

